A. Pengertian Internet
Internet adalah sistem jaringan komputer global yang saling terhubung menggunakan serangkaian standar Internet Protocol (TCP / IP) untuk melayani bermiliar-miliar pengguna di seluruh dunia. Internet merupakan jaringan yang terdiri dari jutaan hal yang bersifat pribadi, umum, akademik, bisnis, dan jaringan pemerintah, dari lokal maupun dalam lingkup global, yang dihubungkan oleh sebuah array yang luas dari teknologi jaringan elektronik, nirkabel dan optik. Internet membawa berbagai sumber daya informasi dan layanan, seperti dokumen hypertext antar-link dari World Wide Web (WWW) dan infrastruktur untuk mendukung email. Pengertian Internet Kepanjangan dari Internet adalah interconnection-networking. Internet juga dapat didefinisikan sebagai sebuah sistem komunikasi global yang dapat menghubungkan komputer-komputer serta jaringan-jaringan komputer di seluruh dunia. Secara fisik dianalogikan sebagai jaringan laba-laba (web) yang menyelimuti bola dunia dan terdiri dari titik-titik (node) yang saling berhubungan. Kebanyakan dari media komunikasi seperti telepon, musik, film, dan televisi dibentuk kembali maupun didefinisikan ulang oleh Internet, melahirkan layanan baru seperti Voice over Internet Protocol (VoIP) dan Internet Protocol Televisi (IPTV). Surat kabar, buku dan penerbitan cetak lainnya beradaptasi dengan teknologi situs Web, atau mengubah bentuk ke dalam blogging dan web feed. Internet memungkinkan untuk melakukan bentuk-bentuk interaksi melalui pesan instan, forum internet, dan jaringan sosial. Belanja online meningkat cukup signifikan baik untuk gerai ritel besar maupun pengusaha kecil dan pedagang. Layanan bisnis ke bisnis dan keuangan di Internet mempengaruhi kegiatan industri di dunia nyata. Internet mempunyai dua peranan penting yaitu sebagai sumber data dan sumber informasi, serta sebagai sarana pertukaran data dan informasi, sebagai sumber informasi internet menyimpan berbagai jenis informasi dengan jumlah tidak terbatas. Sedangkan sebagai sarana pertukaran informasi, kita dapat bertukar informasi dari komputer satu dengan komputer lain tanpa dibatasi oleh jarak dan dapat dilakukan dalam waktu yang relatif cepat. Per Juni 2012, lebih dari 2,4 miliar orang-lebih yang merupakan sepertiga populasi manusia di dunia telah menggunakan layanan Internet. Sekitar 100 kali lebih banyak orang daripada yang menggunakannya pada tahun 1995, ketika sebagian besar digunakan oleh orang-orang menengah dan orang-orang kelas atas di Amerika Serikat dan beberapa negara lain. Internet tidak memiliki pemerintahan yang terpusat baik dalam implementasi teknologi atau kebijakan untuk akses dan penggunaan. Setiap unsur jaringan menetapkan kebijakan sendiri. Dalam hal mengenai nama domain, ada badan khusus yang mengaturnya, yaitu ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers). Dan supaya internet tetap teratur dan tidak terlalu bebas, internet diatur oleh perjanjian bilateral atau multilateral yang menerangkan tentang perpindahan data antarjaringan. Begitu juga dengan hal regristasi, ada badan khusus yang mengaturnya, yaitu IETF (Internet Engineering Task Force) yang terbuka untuk umum.
B. Pengertian Itranet
Sebuah intranet adalah sebuah jaringan privat (private network) yang menggunakan protokol-protokol Internet (TCP/IP), untuk membagi informasi rahasia perusahaan atau operasi dalam perusahaan tersebut kepada karyawannya. Kadang-kadang, istilah intranet hanya merujuk kepada layanan yang terlihat, yakni situs web internal perusahaan. Untuk membangun sebuah intranet, maka sebuah jaringan haruslah memiliki beberapa komponen yang membangun Internet, yakni protokol Internet (Protokol TCP/IP, alamat IP, dan protokol lainnya), klien dan juga server. Protokol HTTP dan beberapa protokol Internet lainnya (FTP, POP3, atau SMTP) umumnya merupakan komponen protokol yang sering digunakan. Umumnya, sebuah intranet dapat dipahami sebagai sebuah "versi pribadi dari jaringan Internet", atau sebagai sebuah versi dari Internet yang dimiliki oleh sebuah organisasi. An intranet is a private computer network that uses Internet technologies to securely share any part of an organization's information or operational systems with its employees. Sometimes the term refers only to the organization's internal website, but often it is a more extensive part of the organization's computer infrastructure and private websites are an important component and focal point of internal communication and collaboration. An intranet is built from the same concepts and technologies used for the Internet, such as client-server computing and the Internet Protocol Suite (TCP/IP). Any of the well known Internet protocols may be found in an intranet, such as HTTP (web services), SMTP (e-mail), and FTP (file transfer). Internet technologies are often deployed to provide modern interfaces to legacy information systems hosting corporate data. Intranets differ from extranets in that the former are generally restricted to employees of the organization while extranets may also be accessed by customers, suppliers, or other approved parties.[1] Extranets extend a private network onto the Internet with special provisions for access, authorization and authentication (see also AAA protocol). An organization's intranet does not necessarily have to provide access to the Internet. When such access is provided it is usually through a network gateway with a firewall, shielding the intranet from unauthorized external access. The gateway often also implements user authentication, encryption of messages, and often virtual private network (VPN) connectivity for off-site employees to access company information, computing resources and internal communications. Increasingly, intranets are being used to deliver tools and applications, e.g., collaboration (to facilitate working in groups and teleconferencing) or sophisticated corporate directories, sales and Customer relationship management tools, project management etc., to advance productivity. Intranets are also being used as corporate culture-change platforms. For example, large numbers of employees discussing key issues in an intranet forum application could lead to new ideas in management, productivity, quality, and other corporate issues. In large intranets, website traffic is often similar to public website traffic and can be better understood by using web metrics software to track overall activity. User surveys also improve intranet website effectiveness. Larger businesses allow users within their intranet to access public internet through firewall servers. They have the ability to screen messages coming and going keeping security intact. When part of an intranet is made accessible to customers and others outside the business, that part becomes part of an extranet. Businesses can send private messages through the public network, using special encryption/decryption and other security safeguards to connect one part of their intranet to another. Intranet user-experience, editorial, and technology teams work together to produce in-house sites. Most commonly, intranets are managed by the communications, HR or CIO departments of large organizations, or some combination of these. Because of the scope and variety of content and the number of system interfaces, intranets of many organizations are much more complex than their respective public websites. Intranets and their use are growing rapidly. According to the Intranet design annual 2007 from Nielsen Norman Group, the number of pages on participants' intranets averaged 200,000 over the years 2001 to 2003 and has grown to an average of 6 million pages over 2005–2007.[2]
C. Jenis Jaringan Komputer
1. Local Area Network biasa disingkat LAN
adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot. Pada sebuah LAN, setiap node atau komputer mempunyai daya komputasi sendiri, berbeda dengan konsep dump terminal. Setiap komputer juga dapat mengakses sumber daya yang ada di LAN sesuai dengan hak akses yang telah diatur. Sumber daya tersebut dapat berupa data atau perangkat seperti printer. Pada LAN, seorang pengguna juga dapat berkomunikasi dengan pengguna yang lain dengan menggunakan aplikasi yang sesuai. LAN mempunyai karakteristik sebagai berikut :
Ø Mempunyai pesat data yang lebih tinggi
Ø Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit
Ø Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasi
Ø Biasanya salah satu komputer di antara jaringan komputer itu akan digunakan menjadi server yang mengatur semua sistem di dalam jaringan tersebut.
2. Wide area Network atau disingkat dengan WAN
adalah singkatan dari istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris: Wide Area Network merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik. WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna dan komputer di lokasi yang lain.
3. Metropolitan area network atau disingkat dengan MAN.
Suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km, MAN ini merupakan jaringan yang tepat untuk membangun jaringan antar kantor-kantor dalam satu kota antara pabrik/instansi dan kantor pusat yang berada dalam jangkauannya.



